Merawat Radiator Perhatikan Cara Mengurasnya!
Publish 2013-05-02 Dilihat: 52149

Radiator, komponen berbentuk sarang tawon, sudah tidak asing lagi bagi pemilik mobil. Hanya segelintir mobil VW lawas dan Porsche, yang tidak mengadopsinya. Dalam merawat radiator, biasanya mayoritas pemilik hanya mengecek level air yang terdapat di radiator. Sayangnya, perawatan seperti ini belum bisa dikatakan optimal. Montir mania harus ingat bahwa di dalam radiator sering kali ditemukan karat dan kerak yang membandel. Oleh sebab itu, perawatan akan lebih baik jika Anda melakukan pembilasan air radiator secara berkala. Montirgw.com memberi ulasan perawatan radiator untuk montir mania.


Bila kedua perawatan itu digabung (pengisian air radiator dan pembilasan) dan dilakukan secara rutin, maka akan menghambat timbulnya kotoran yang dapat menimbulkan efek domino. Kinerja pendinginan mesin tidak maksimal, karena air tidak bersirkulasi dengan baik.Karena sirkulasi yang tidak sempurna, kondisi selang air, menjadi lebih cepat getas. Akhirnya bisa ditebak, mesin menjadi panas dan mobil mogok. Ini belum seberapa. Kasus overheat yang parah bahkan bisa menyebabkan melengkungnya kepala silinder mesin. Kalau sudah begini, hanya ada dua pilihan, ganti kepala silinder atau membubutnya. Dan jelas kedua opsi tersebut akan merogoh kocek Anda lebih dalam lagi. Kasus overheat juga bisa menyebabkan pemborosan konsumsi BBM karena BBM menguap di intake manifold.


“Idealnya pembilasan atau yang dikenal dengan flushing, dilakukan rutin setiap 20 ribu kilometer. Namun, kita harus tetap memperhatikan cara mengurasnya. Seringkali pemilik mobil atau mekanik hanya melakukan sekali pembilasan. Walhasil, sisa cairan flushing bercampur dengan coolant atau air radiator, sehinggga kinerja coolant tidak maksimal.” Jelas Ateng Wijaya, Kepala bengkel Suzuki Cabang Jl.Dewi Sartika, Jakarta Timur.


“Pada dasarnya, tidak ada masalah jika pemilik mau menguras radiator mobilnya sendiri. Tetapi, harus paham betul bagaimana langkah-langkahnya dengan baik dan benar. Misalnya, pada Mercedes Benz digunakan sistem vakum. Langkah kerjanya sama dengan menguras radiator mobil jepang, meski lebih rumit”. Tutur Herly Yanto, Kepala Bengkel NV MASS, dealer Mercedes Benz. “Biasanya mobil Mercedes Benz berumur lima tahun ke atas yang radiatornya perlu dikuras. Untuk langkah perawatannya, bisa mengikuti manual book ataupun display di dashboard. Bila dihitung dengan mileage, kira-kira pada 7000km, 14.000km, 28.000km, 56.000km, alias kelipatan dua”. Tambah pebengkel yang memiliki Mercy Antik ini.


Pengurasan air radiator dapat dilakukan sendiri oleh pemilik. Akan tetapi, bagi mobil yang menerapkan sistem kedap udara (vakum)baik mobil Eropa, Amerika, atau Jepang, ada baiknya Anda berkonsultasi dahulu dengan mekanik yang bersangkutan. Jika Anda memiliki waktu luang, langkah kerjanya dpat diuraikan sebagai berikut.


1.Panaskan mesin Mobil hingga Suhu di body radiator hangat-hangat kuku. Hal ini berguna untuk menguraikan endapan dalam radiator atau di blok mesin. Jangan terlalu lama memanaskan mesin, sebab suhu air akan naik dan berbahaya bagi keselamatan kerja.



2.Setelah itu , matikan mesin dan buka tutup radiator perlahan –lahan. Lapisi tutup radiator dengan lap basah demi keselamatan dan kemudahan bekerja.






3.Buka sumbat radiator fan berada di bawah radiator dan menghadap ke mesin. Bentuknya pipih kecil, terbuat dari plastic atau alumunium.



4.Biarkan air mengalir hingga radiator kering. Lalu siapkan radiator flush dan campur dengan air secukupnya (2-3 liter). Kencangkan sumbat radiator dan masukkan campuran larutan tersebut ke dalam radiator. Jika ternyata masih kurang, tambah lagi dengan air. Setelah itu pasang kembali tutup radiator bagian atas.



5.Hidupkan mesin,kurang lebih 2 sampai 3 menit hinggga body radiator hangat-hangat kuku.


6.Ulangi langkah ketiga. Biarkan air yang bercampur radiator flush terbuang


7.Tutup kembali sumbat radiator dan isi dengan air bersih. Pasang kembali tutup bagian atas dan hidupkan mesin selama 2-3menit.


8.Matikan mesin, buka tutup radiator atas dan penyumbat bawahnya. Langkah ini untuk membilas cairan radiator flush agar benar-benar bersih. Sebab, jika radiator flush masih tersisa atau bahkan tercampur coolant, maka dapat menimbulkan kerak pada radiator dan kinerja coolant tidak maksimal.


9. Siapkan cairan radiator coolant(pendingin tambahan), masukkan ke dalam radiator dan tambahkan air hingga penuh. Nyalakan mesin 2-3 menit, lalu matikan. Tambahkan air jika kurang. Isi pula air ke wadah cadangan radiator(reservoir).



10.Pekerjaan telah selesai. Jangan lupa untuk mengelap bagian mobil yang terkena tumpahan, agar ruang mesin senantiasan bersih dan memudahkan Anda mengecek radiator jika terjadi kebocoran.


Sumber : Majalah Auto car – Juni 2005

 

Foto: WikiHow.com


Artikel & tips mobil montirGw.com - Cara Mudah Ganti Filter Isuzu Panther
Cara Mudah Ganti Filter Isuz...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Mau Buat SIM Baru? Begini Caranya!
Mau Buat SIM Baru? Begini Ca...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Mengendarai Mobil Matik untuk Pemula
Tips Mengendarai Mobil Matik...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Atasi Bunyi 'nguk-nguk' pada Rem Mobil
Atasi Bunyi 'nguk-nguk' pada...
Komentar
Untuk melakukan komentar silahkan Login atau Daftar terlebih dahulu.
Promo Auto Deals
50%
Free
montirgw.com - auto deals, Dimas Car Care Sale..
Dimas Car Care Sale..
View
pendaftaran montir dimontirgw.com