Pemerintah Luncurkan Mobil Ramah Lingkungan Bio-diesel di KTT APEC
Publish 2013-10-05 Dilihat: 2196

 

 

Nusa Dua - Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal meluncurkan mobil ramah lingkungan berbahan bakar bio-diesel selama pelaksanaan KTT APEC di Nusa Dua, Bali.

"Dunia usaha dan pemerintah memiliki kolaborasi dalam menjaga keberlangsungan energi dan kesempatan kerja dan Indonesia berkomitmen dalam program pembangunan berkelanjutan," kata Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Wisnu Wardhana di Nusa Dua, Bali, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa selama berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) termasuk APEC CEO Summit 2013, para delegasi akan menggunakan 100 bus yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dengan kombinasi minyak kelapa sawit dan listrik.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan bahwa peluncuran mobil ramah lingkungan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah menuju kendaraan "green car" yang dimulai dari pelaksanaan KTT APEC.

Tak hanya itu, gerakan "green car" tersebut juga diharapkan mampu mengurangi impor bahan bakar minyak untuk beralih ke bahan bakar ramah lingkungan yang saat ini tengah dirintis.

"Ke depan Indonesia bisa menyelamatkan negara karena pengurangan penggunaan bahan bakar minyak berlebihan bisa menghemat devisa," katanya.

Senada dengan MS Hidayat, Kepala BKPM Mahendra Siregar berpendapat bahwa penggunakan bio energi mampu mengurangi ketergantungan impor minyak.

Untuk itu pemberian subsidi untuk BBM harus dikurangi agar neraca berjalan negara menjadi lebih baik.

"Subsidi BBM harus dikurangi. Untuk mengembangkan bio-fuel, juga jangan tergantung terus dengan subsidi. Kita harus mandiri," tegasnya.

Sementara itu Menteri Perdagangan Gita Wirjawan memproyeksikan bahwa hingga tahun 2030, Indonesia mampu memproduksi sawit hingga 50 juta ton.

Dengan kondisi itu, kata Wirjawan, diprediksi akan terjadi kejenuhan permintaan minyak sawit secara global sehingga Indonesia bisa menggunakan minyak ramah lingkungan itu sepenuhnya.

"Dengan kondisi itu, kemungkinan terjadi saturasi (kejenuhan) `global demand. Jadi sangat masuk akal penggunaan biodiesel di dalam negeri," katanya.

Pelucuran mobil ramah lingkungan itu dilakukan langsung oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Keuangan Chatib Basri, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Kepala BKPM Mahendra Siregar, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Wisnu Wardhana, Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, dan Pengusaha Anindya Bakrie.

 

Sumber : antaranews

Image : generasiindonesia.com, bisnis.liputan6.com

Artikel & tips mobil montirGw.com -  Honda Mobilio Raih Penghargaan Mobil Terbaik  Otomotif Award 2014
Honda Mobilio Raih Pengharg...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Cadillac Persiapkan Model ATS-L LWB untuk China
Cadillac Persiapkan Model AT...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Maserati Indonesia kenalkan The All New Quattroporte
Maserati Indonesia kenalkan ...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Toyota Supra Concept : Segera Datang ke Detroit Auto Show
Toyota Supra Concept : Seger...
Komentar
Untuk melakukan komentar silahkan Login atau Daftar terlebih dahulu.
Promo Auto Deals
50%
Free
montirgw.com - auto deals, Dimas Car Care Sale..
Dimas Car Care Sale..
View
pendaftaran montir dimontirgw.com