Instrospeksi Diri dengan Level Karakteristik Mengemudi
Publish 2015-02-05 Dilihat: 1523

Jakarta – Kemana pun tujuan Anda, selamat tiba di lokasi adalah hal yang terpenting. Pengemudi menjadi faktor utama meraih hal itu. Nah, untuk instropeksi diri berikut level karakteristik mengemudi menurut Chief Instructor Rifat Drive Labs Nugroho Respati.
 

Berada di urutan paling bawah adalah agresive driver. Di kategori ini pengemudi egois karena tidak memerhatikan lingkungan lalu lintas. Ciri-cirinya, jelas Nugroho, tidak memiliki SIM, melanggar lalu lintas, dan mengemudi berisiko baik untuk dirinya atau orang lain.
 

Level di atasnya ada basic driver. Tipikal seperti ini sudah lengkap administrasi dan mendapat pelajaran saat uji SIM dari kepolisian. Kemampuan mengemudi dianggap sudah mahir dan menaati peraturan lalu lintas.
 

Di tingkat selanjutnya ada safety driver. “Di level ini tingkat kemahiran pengemudi di atas basic driving, ditambah lagi sudah mulai memikirkan keselamatan untuk dirinya sendiri dan penumpang,” papar Nugroho yang sudah mengantongi sertifikat Instruktur Muda dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
 

Level karakteristik pengemudi paling tinggi yaitu defensive driver. Menurut Nugroho pengemudi seperti ini punya jiwa sosial yang tinggi. Poin pentingnya, pengemudi mulai memikirkan keselamatan orang lain selain dirinya sendiri.
 

“Sebenarnya meningkatkan kemampuan mengemudi tidak sulit, tergantung kemauan orang itu sendiri. Tidak selamanya harus ikut pendidikan untuk sampai ke defensive driving, bisa juga belajar dari referensi. Tapi memang jika ingin profesional mesti ikut lembaga pelatihan,” kata Nugroho yang sudah berpengalaman 17 tahun di bidang mengemudi.
 

Meski begitu, meningkatkan kemampuan mengemudi akan lebih mudah dilakukan dengan pelatihan khusus. Dijelaskan, siswa didik akan diberi pemahaman, belajar teori dan praktik, serta mendapatkan banyak contoh kasus. Pelajaran lebih terstruktur karena materi diajarkan melalui semacam kurikulum.
 

Harapannya, bila semua orang melakukan defensive driving maka tingkat kecelakaan lalu lintas bisa ditekan. “Risiko kecelakaan akan tetap ada, tidak bisa dihilangkan. Tapi yang terpenting bisa diminimalisasi,” kata Nugroho.

Sumber : Kompas
Image : Kompas

 

 

Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Menghalau Bunyi Akibat Rem Mobil
Tips Menghalau Bunyi Akibat ...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Safety Driving, Cara Mengemudikan Mobil Diesel
Tips Safety Driving, Cara Me...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Berikut Perhitungan Biaya Pajak dan Denda STNK
Berikut Perhitungan Biaya Pa...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Safety Driving (Berbagi Jalan dengan Motor)
Tips Safety Driving (Berbagi...
Komentar
Untuk melakukan komentar silahkan Login atau Daftar terlebih dahulu.
Promo Auto Deals
50%
Free
montirgw.com - auto deals, Dimas Car Care Sale..
Dimas Car Care Sale..
View
pendaftaran montir dimontirgw.com