Cara Mudah Urus Tilang Tanpa Sidang
Publish 2015-06-11 Dilihat: 7018

Jakarta,  - Para pengendara yang pernah melanggar aturan lalu lintas, pasti dikenakan sanksi tilang (bukti pelanggaran). Upayakan jangan pernah mengambil jalur damai, apalagi bila oknum petugas menawarkan jalan damai. Ikuti peraturan yang ada, termasuk sidang tilang.

Kebanyakan para pengendara enggan dengan rumitnya presedur pengambilan berkas yang ditilang di persidangan. Alasannya tidak punya waktu, atau enggan karena banyak calo. Padahal, proses sidang tilang di Pengadilan Negeri (PN) tidak memakan waktu lama asal sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Prosedur untuk kembali mengambil berkas yang disita polisi tidak rumit dan bisa dilakukan sendiri (tanpa calo). Bahkan, saat Anda tidak sempat menghadiri sidang di tanggal yang ditentukan, masih ada batasan waktu tertentu untuk mendapatkan kembali SIM atau STNK.

Lalu, bagaimana prosedur pengambilan berkas saat tidak mengikuti sidang?

Sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) untuk sidang, berkas tilang biasanya disimpan dulu di kesatuan polisi yang menilang bertugas. Misalnya di Satlantas Jakarta Barat, atau Gakkum Dirlantas Polda Metro, dan sebagainya. Beberapa kasus bisa diambil berkasnya di sana, namun kebanyakan akan dilimpahkan di PN.

Pada prinsipnya, alur untuk mendapat kembali berkas wajib dilakukan di PN dengan mengikuti sidang. Biasanya di slip merah tilang, tertera tanggal sidang, pada umumnya hari Jumat setiap pekan, dijadwalkan paling lama 7-14 hari setelah kena tilang.

Tak ikut sidang PN

Masalahnya, kadang kesibukan tak bisa dihindari dan jadwal sidang pun tak bisa kita hadiri. Saat itulah, berkas akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

PN dan Kejari dalam hal ini adalah area di mana pelanggar melakukan pelanggaran lalu lintas. Misalnya kena tilang di Jakarta Timur, PN dan Kejari yang melaksanakan urusan tilang adalah PN dan Kejari Jakarta Timur.

Di Kejari, prosesnya justru semakin mudah. Kejaksaan tidak melakukan sidang, hanya mengembalikan berkas dan membacakan putusan hakim yang sudah diketok di pengadilan dalam bentuk denda.

Jika SIM atau STNK tidak diambil di Kejari setelah lewat dari batas waktu (pada umumnya 1 tahun – 3 tahun akan disimpan di Kejari), berkas akan dimusnahkan untuk mengindari penyalahgunaan.

Pastinya, jangan pernah memilih opsi ”damai” dengan petugas kepolisian di lapangan.

Bila terbukti salah, ikuti peraturan yang ada termasuk penyitaan berkas (SIM atau STNK) dan dapatkan surat tilang slip merah, untuk mengikuti sidang. Pada kenyataannya, banyak pengendara yang enggan mengikuti aturan karena malas mengurus sidang.

Sebelumnya sudah dibahas alur berkas surat tilang bisa diambil dengan berbagai cara. Pengendara yang tidak sempat datang ke sidang di Pengadilan Negeri (PN) yang sudah ditentukan, bisa mengambil opsi lain yakni menunggu hingga berkas dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Bahkan, mengambil berkas yang disita di Kejari akan lebih tidak rumit ketimbang mengantri di sidang. ”Lebih baik tunggu sampai waktu sidang lewat, terus diambil di kejaksaan. Antrean tidak sepanjang ikut sidang di pengadilan. Tinggal tunjukkan slip tilang, tunggu sebentar, dokumen sudah bisa diambil dan bayar denda,” kata salah satu pengantri saat ditemui Kompas.

Prosedur ambil berkas tilang di Kejari sangat simpel. Pada umumnya ada dua loket, pertama untuk menyerahkan slip tilang (merah) dan mengambil nomer antrean, loket kedua untuk mengambil berkas.

Setelah mendapatkan nomer antrean, tak sampai satu jam berkas kembali didapatkan (tergantung antrean). Namun jika berkas yang diambil sudah lewat setahun dari waktu tilang, butuh waktu lebih lama karena Kejari biasanya sudah mengemasnya untuk dimusnahkan.

Setelah dipanggil di loket kedua, petugas akan membacakan nama pelanggar dan membacakan denda sesuai pasal yang telah didakwakan. Bayar, dan selesai. Berdasarkan informasi , memang untuk ambil berkas di Kejari akan lebih mahal ketimbang disidang di PN. Namun, bedanya tak signifikan.

Sumber :Kompas
Image : Kompas


 

Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Menjual Mobil Bekas, Perhatian Ekstra Sebelum Dilego
Tips Menjual Mobil Bekas, Pe...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Safety Driving (Mewaspadai Enam Penjuru)
Tips Safety Driving (Mewaspa...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Amankan Kendaraan dari Maling
Tips Amankan Kendaraan dari ...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips membeli mobil baru
Tips membeli mobil baru
Komentar
Untuk melakukan komentar silahkan Login atau Daftar terlebih dahulu.
Promo Auto Deals
50%
Free
montirgw.com - auto deals, Dimas Car Care Sale..
Dimas Car Care Sale..
View
pendaftaran montir dimontirgw.com