Walhi Tuntut Semua Bengkel Wajib Tes Emisi
Publish 2015-11-18 Dilihat: 1186

Jakarta,- Organisasi lingkungan hidup independen, Walhi menuntut agar pemerintah memberlakukan kewajiban bagi setiap bengkel untuk melakukan tes emisi.

Tuntutan ini keluar karena semakin memprihatinkan kondisi kualitas udara di Ibu Kota. Elnard Peter, KADEP Riset & Pengembangan Walhi DKI Jakarta mengatakan,  warga Jakarta terlihat mengalami peningkatan gangguan kesehatan yang signifikan akibat kualitas udara yang memburuk.

Meningkatnya, penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di Ibu Kota terjadi karena polusi udara dari emisi sumber bergerak, dalam hal ini kendaraan bermotor, mobil dan sepeda motor. Bahkan, Elnard mengklaim, kalau biaya pengobatan penyakit ini sudah terakumulasi sampai puluhan triliun rupiah dalam beberapa tahun terakhir.

"Perlu disadari bersama bahwa kualitas udara perlu pendekatan multidisiplin dan lintas sektor, temuan beragam masalah dalam melakukan riset Kualitas Udara di DKI Jakarta salah satunya adalah standarisasi Bengkel Pelaksana Uji Emisi kendaraan bermotor yang tumpang tindih dengan standarisasi lain," tulis Elnard, dalam keterangan resminya, Senin (16/11/2015).

Pengamatan Walhi, kata Elnard, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta sudah memberikan kriteria bagi Bengkel Pelaksana Uji Emisi yang beroperasi. Namun, regulasi ini justru tumpang tindih dengan kriteria Bengkel Umum Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan pemerintah pusat, lewat Kementerian Perindustrian.

"Sertifikasi Bengkel Umum Kendaraan Bermotor" yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian sudah memenuhi kewajiban Uji Emisi sebagai standar prosedur wajib ketika pemeliharaan atau perawatan kendaraan bermotor dilakukan. Sehingga, Pemprov DKI Jakarta tidak perlu lagi mengatur soal Sertifikasi Bengkel Pelaksana Uji Emisi, yang tertuang dalam Perda DKI Jakarta No 2 tahun 2005, pasal 19, ayat 4.

"Yang mencengangkan ternyata Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sebagai pihak yang berkewajiban memberikan layanan purna Jual, ternyata tidak melaksanakan uji emisi sebagai indikator utama prestasi mesin, sesuai standar prosedur perawatan yang telah ditetapkan baik oleh pihak pabrikan atau prinsipal kendaraan yang berlaku global," tulis Elnard.

Sumber : Kompas
Image : Kompas

Artikel & tips mobil montirGw.com - Komunitas Mobil Proton Gelar Touring Bersama
Komunitas Mobil Proton Gelar...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Cara Tangani Mobil Mewah yang Kebanjiran
Cara Tangani Mobil Mewah yan...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Toyota Indonesia Kejar 90 Persen Kandungan Lokal
Toyota Indonesia Kejar 90 Pe...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Suzuki APV "Airbag" Lahir dari Konsumen Khusus
Suzuki APV "Airbag" Lahir da...
Komentar
Untuk melakukan komentar silahkan Login atau Daftar terlebih dahulu.
Promo Auto Deals
50%
Free
montirgw.com - auto deals, Dimas Car Care Sale..
Dimas Car Care Sale..
View
pendaftaran montir dimontirgw.com