Tips Memeriksa Belt, Cermati Kondisi Fisik Belt
Publish 2013-06-04 Dilihat: 61766

Kerja belt cukup berat. Piranti ini sebenarnya berpatokan jam kerja bukan pada mileage

 

Belt pada mesin terbagi dari dua kategori utama, yakni luar dan dalam. Belt bagian dalam, contohnya adalah timing belt dan transmission belt (CVT) yang sulit terlihat langsung. Berbeda dengan belt bagian dalam, belt bagian luar sangat terlihat jelas. Dalam satu sistem mesin, umumnya terdapat dua hingga empat belt terpisah (belt pompa power steering alternator, pompa air dan compressor AC). Akan tetapi ada juga mobil yang hanya memakai drive belt (satu belt untuk merangkai semuanya), lazimnya ditemui di Opel Blazer dan Jeep Cherokee.



Diantara semua komponen yang terhubung oleh belt luar, yang paling utama untuk dijaga kondisinya adalah belt pompa air dan belt alternator. Jenis yang pertama memiliki fungsi sebagai alat bantu sirkulasi air. Jika belt ini rusak dan bahkan putus, maka kinerja pendingin tidak maksimal. Sedangkan belt alternator membantu fungsi pengadaan suplai kelistrikan bagi mobil.



Penggantian belt sebenarnya berdasarkan jam kerja, namun karena sulit menemukannya maka sebaiknya kita mengganti belt berdasarkan jarak tempuh mobil (mileage). “Sebaiknya belt diganti setiap 10.000km. Perhatikan juga cara pemasangan dan penyetelannya. Jika sebelum itu belt sudah rusak, berarti ada masalah yang harus diperbaiki,” jelas Ateng Wijaya, Workshop Head dari dealer Suzuki cabang Jalan Dewi Sartika Jakarta. “Penyebab kerusakan belt karena kotoran yang bertumpuk. Selain itu, material mayoritas belt terbuat dari karet sehinggga mudah ditempeli debu.”


Tumpahan air, oli dan kotoran yang menumpuk dapat merusak sisi bagian dalam belt. Gejala yang tampak yaitu timbulnya gas mengkilap dan tentu saja suara berdecit. Belt juga sensitive dengan BBM. Bila terkena bensin atau solar, belt akan cepat getas. Ada juga faktor-faktor lain yang memperpendek umur belt, antara lain tidak terpasangnya jenis belt yang sesuai alias tertukar sehingga perlahan merusak bearing. Belt juga dapat tergores saat baru dipasang. Goresan tersebut akan semakin dalam manakala belt berputar dan melar karena kondisi, temperature dan umur kerja.



“Drive belt memiliki umur yang lebih lama dari belt yang terpisah. Namun jika sudah getas dan retak sebaiknya drive belt jenis ini harus diganti,” tutur Syahrubi mekanik ahli dari Vota Motor- workshop spesialis Volvo. “Cara merawat belt ini cukup gampang. Perhatikan kondisi idler pulley, yaitu sebuah pulley yang dapat berfungsi sebagai pengarah agar belt lurus atau sebagai tensioner. Biasanya kotoran bertumpuk di situ, lama kelamaan mengeras dan menggerus belt ” tambah pria yang akrab disapa Ubai ini.


Bagi montir mania yang ingin melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap kondisi belt, maka dapat mengikuti prosedur berikut ini. Cukup sediakan belt dressing, kunci-kunci secukupnya dan lap bersih.


1.       Periksa kondisi belt , terutama pada daerah yang kontak langsung denga pulley. Jika terdapat banyak keretakan, getas dan keluar serabut pada bibir belt, sebaiknya belt diganti.


2.       Periksa ketegangan belt yang tertera pada buku pedoman pemilik. Jika kebetulan mobil montir mania tidak memilikinya, maka cara pemeriksaannya cukup mudah. Tekan belt antara ibu jari dan telapak tangan bawah. Jarak main belt sebelum dan sesudah ditekan tergantung pada spesifikasi mobil, tapi umumnya kira-kira sebesar 2-3cm.


3.       Anda bisa juga mendeteksi belt yang kendur dari fisiknya. Terdapat garis mengkilap dan getas ketika dipegang. Semakin mengkilap, maka semakin kurang daya hantar tenaga belt. Belt yang kendur dapat mengakibatkan slip.


4.       Untuk mengencangkan, cukup kendurkan baut tensioner dan tarik atau dorong hingga belt berangsur-angsur tegang. Tahan belt dengan tangan dan kencangkan kembali baut tensioner. Jangan lupa bersihkan permukaan pulley tensioner.


5.       Belt didesain untuk menerima tegangan minimal statis (kaku)dengan cara berangsur-angsur melar dan terprediksi. Jika kebetulan montir mania baru saja mengganti belt, maka jangan terlalu keras memasangnya karena dapat merusak bearing pulley, naikkan temperature mesin dan mempercepat keausan. Pemasangan belt  yang terlalu keras (overtight) justru tidak akan menimbulkan suara berisik.


6.       Periksa juga kelurusan belt terhadap pulley-pulleynya. Ketidaklurusan dapat berakibat putusnya belt, timbul suara gaduh dari putaran mesin yang tidak stabil. Bersihkan juga pulley dari kotoran yang akan merusak belt.


7.       Jika muncul suara berdecit saat mesin kondisi idle dan hilang saat putaran mesin mulai tinggi. Maka penyebabnya bisa jadi dari ketidaklurusan pemasangan. Atau, belt dalam kondisi lembab.


8.       Untuk mendiagnosa apakah belt tidak lurus terjadi kesalahan tegangan, yang mengakibatkan suara berdecit, cukup dengan menyemprot belt dengan air. Setelah belt basah dan mesin berputar, tidak muncul suara, maka penyebabnya adalah ketegangan belt tidak sesuai. Bisa juga belt telah aus. Jika muncul suara, kemudian menghilang, dan kembali lagi berdecit lebih kencang, maka penyebab utamanya adalah ketidaklurusan pemasangan.


9.       Jika suara yang  muncul terjadi karena ketidaklurusan pemasangan, maka semua pulley, bearing dan bandul tensioner harus diperiksa ulang.


10.   Untuk merawat belt agar tetap elastic, montir mania dapat menyemprotnya dengan cairan khusus (belt dressing). Baca aturan pakai pada kemasannya karena ada dua metode, penyemprotan, ketika belt diam dan bergerak.



Sumber : majalah Autocar Oktober 2005

 

Image : wikihow.com, autotips101.com, aprs.org, pistonheads.com, benzworld.org

Artikel & tips mobil montirGw.com - Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan
Pertolongan Pertama Korban K...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Klik! Yuk Pasang Sabuk Pengaman Meski Duduk di Belakang
Klik! Yuk Pasang Sabuk Penga...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Alat Pengunci Pintu Otomatis untuk Jazz Lama
Alat Pengunci Pintu Otomatis...
Artikel & tips mobil montirGw.com - Tips Urus STNK Hilang, Cuma Rp50.000
Tips Urus STNK Hilang, Cuma ...
Komentar
Untuk melakukan komentar silahkan Login atau Daftar terlebih dahulu.
Promo Auto Deals
25%
Free
montirgw.com - auto deals, Sale.. ALL Achilles Tyres, Semua Jenis Ban Achilles Discount 25%..!!
Sale.. ALL Achilles Tyres, Semua Jenis Ban Achilles Discount 25%..!!
View
pendaftaran montir dimontirgw.com